Jumat, 20 April 2012

TV DIGITAL

1. Indovision
Indovision adalah sebuah stasiun televisi satelit berlangganan yang diselenggarakan oleh PT. MNC Sky Vision (sebelumnya bernama PT. Matahari Lintas Cakrawala). Perusahaan yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988 ini memulai memasarkan produk jasanya pada awal tahun 1994 dan bertanggung jawab atas pemasaran program pengelolaan serta pelayanan kepada pelanggan.

Arsitekturnya :

- Menggunakan frekuensi S-Band yang lebih tahan terhadap perubahan cuaca,
- Memiliki jejak jangkauan (footprint) ke seluruh wilayah Indonesia.
- Menggunakan dekoder dan antena parabola mini berukuran diameter 80 cm terdiri dari ada lima saluran siaran kabel televisi internasional.

Harganya :
- Paket Super Galaxy : Rp. 249.000 ( 89 Channel )
- Paket Galaxy : Rp. 179.000 ( 71 Channel )
- Paket Venus : Rp. 149.000 ( 56 Channel )
- Paket Mars : Rp. 149.000 ( 49 Channel )


2. Aora TV Satelit
Aora TV Satelit yang berada dibawah naungan PT Karyamegah Adijaya, merupakan saluran televisi satelit berjangkauan Nasional dan telah mendapatkan ijin penyiaran secara permanen dari Pemerintah Republik Indonesia. Setelah dinyatakan lulus dari uji kelayakan yang dilakukan tim antar departemen pemerintah, kemudian mulai siaran resmi secara komersial pada bulan Desember 2010, aora TV Satelit menyajikan hiburan 24 Jam saluran untuk keluarga Indonesia.

Arsitekturnya :
a. menggunakan frekuensi Ku-Band, sehingga terbebas dari gangguan terestrial.
b. memiliki daya pancar yang kuat.
c. untuk memberikan kepuasaan dalam bentuk gambar yang baik dan suara yang jernih, aora menggunakan teknologi MPEG-4 untuk sistem kompresi gambarnya.

Harganya :
- Paket menarik ditawarkan mulai dari Rp 59.000/bulan atau Rp 1.967/hari
- Paket ASYIK yang berisi 30 saluran.
- Paket CIHUY yang berisi 43 saluran dengan harga Rp. 99.000/bulan, Paket SIIP yang berisi 53 saluran dengan harga Rp. 159.000/bulan
- Paket MANTAP yang berisi 63 saluran dengan harga Rp. 229.000/bulan.

Senin, 16 April 2012

KELEBIHAN CD DAN DVD


KELEBIHAN DVD
  • Kapasita simpan yang jauh lebih besar dibandingkan dngan CD, mulaiari kapaitas 4,7 GB  ( Single layer ,single sided) memungkinkan film sepanjang 2 jam tertampung dalam satu keping DVD,lengkap dengan trek audio dolby surround dan DTS 5.1 dan ekstra bonus.
  • kapasitas gambar yang jauh lebih baik (740x480) dibanding engan CD yang hanya berkapasitas (352x240), dengan kapasitas audio dolby surround prologic dan DTS 5.1 yang menjamin kualitas suara yang menggelegar 
  • Failitas tambahan sperti sutitle/multilingual, multianggel (sudut pandang berbeda adegan film), ekstra trailer,dll.
  • kemampuan resume,sehingga apabila kita belum selesai menyaksikan satu judul film dan kita dapat,elanjutkannya tepat diman kita meninggalkan nya.

KEKURANGAN DVD 
  • Sistem Region Code (SRC) yang membatasi peredaran keping DVD dan DVD player untuk beberapa negara atau suatu kawasan tertemntu didunia ini. Konsorsium DVD membagi dnia menjadi 5 region : (1). eropa barat , jepang dan afrka selatan (2) asia tenggara, (3) australia dan amerika selatan, (4) asia, erpa timur dan afrika, (5) RRC. 
  • Sitem enkripsi (CSS), yang membuat buckup DVD menjadi sulit, dan juga menyulitkan untuk memainkan flatform linux secara legal karena membutuhkan lisensi untuk mendeskripsikan nya 

KELEBIHAN  CD 
  • Penggunanya bisa berinteraksi dengan program komputer karena dalam CD Interaktif terdapat menu-menu khusus yang dapat diklik oleh user untuk memunculkan informasi berupa audio, visual maupun fitur lain yang diinginkan oleh pengguna.
  • Menambah pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud adalah materi pelajaran yang disajikan CD Interaktif adalah menambah pengetahuan. Pengetahuan di sini adalah materi pembelajaran yang dirancang kemudahannya dalam CD Interaktif bagi pengguna.
  •  Tampilan audio visual yang menarik adalah Menarik di sini tentu saja jika dibandingkan dengan media konvensional seperti buku atau media dua dimensi lainnya.

KEKURANGAN CD
  • kelemahan cd selain ukurannya fisiknya besar, juga mudah rusak. gores sedikit saja, cd nya sudah tidak mau dibaca. roomnya juga memakan tempat yang cukup besar pada laptop/komputer. data yang tersimpan di cd juga tidak bisa di hapus atau diganti. kecuali pakai cd rw.
  • daya tahan replikasi cdnya yang tidak terlalu lama. semakin sering di pakai maka permukaan cd vcd lama kelamaan akan semakin kasar dan penuh baret2 karena gesekan dengan head cd vcd rom.

BEDANYA CD DAN DVD

Nah tapi mengapa CD dan DVD bisa berbeda harganya, padahal baik bentuk maupun ukuranya sama tetapi kapasitasnya beda jauh (CD 700 mb, DVD 4700 mb).CD(Compact Disc) dan DVD (Digital Versatile Disc ) merupakan perangkat penting buat komputer. Walaupun sudah ada MMC, SD, Flasdisk, ddl tetapi keberadaan CD dan DVD tetaplah penting. Kebanyakan produsen film, games, software masih menggunakan CD ataupun DVD dalam pemasarannya. yukkss kita kupas tuntass nih cd dan dvd 
  • Numerical aperture (NA)/Diafragma
Besarnya NA atau Diafragma untuk CD Nilainya 0,45 dan untuk DVD nilainya 0,6. Semakin besar nilainya, semakin kecil titik fokus yang bisa dibuat oleh lensa. Besarnya diafragma mempengaruhi jarak lapisan data dengan mata laser.
Ketebalan keping adalah 1,2 mm, anggap saja lapisan yang mengkilap adalah lapisan atas dan lapisan yang berlabel adalah lapisan bawah. Pada CD Lapisan data terletak di lapisan bawah sendiri dan bersentuhan langsung dengan lapisan label. Sedangkan lapisan data DVD terletak di tengah-tengah keping, atau 0,6 mm dari lapisan atas. Atau kalo masih bingung lihat gambar.

  • Kapasitas
Karena NA DVD lebih besar dari CD dan Panjang Gelombang sinar laser DVD lebih kecil dari CD maka kapasitas DVD jauh lebih besar dari CD meskipun ukurannya sama.Nah akan saya jelaskan pengaruh Numeric Aparture dan panjang gelombang. Keduanya mempengaruhi kepadatan/kerapatan data dan besar kecilnya lubang yang bisa dibentuk. Semakin kecil lubang datanya semakin besar kapasitasnya, jadi semakin kecil lubang-lubang data semakin banyak data yang bisa di tampung.
  • Biaya Produksi
 mengapa keping DVD lebih mahal dari keping CD, meski ukuran dan ketebalanya sama. Proses pembuatan keping DVD lebih rumit, karena lapisan data DVD berada ditengah. Perlu 2 kali pelapisan plastik untuk membuat keping DVD utuh. Pada CD, lapisan datanya ditempatkan setelah pembuatan keping utuh, yang jelas lebih sederhana.
Keunggulan DVD tidak membuat pamor CD turun, sejak tahun 1996 (dimana DVD pertama kali dibuat) hingga sekarang DVD belum mampu mengganti secara total fungsi CD. Hingga sekarang CD masih eksis dan menjadi media penyimpanan optikal yang paling banyak dipakai orang (terutama Indonesia)

  • Panjang Gelombang Sinar Laser
Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm (nanometer, ato setara dengan satu per satu milyar meter (10^-9)) sedangkan DVD menggunakan sinar laser merah ber-panjang gelombang 650 nm. Pengaruhnya apa? Nanti saya jelaskan      

masalah yang sering ditemui di cd dan dvd


Kadang kita sering menemukan suatu masalah atau truoble pada CD/DVD-ROM di computer kita.banyak sekali contoh masalah yang terjadi,diantara nya : 

  • tidak dapat membaca CD/DVD
  • kadang baca tapi pilih-pilih CD/DVD
  • tidak bisa burn/membakar/menulis (write) pada CD/DVD
  • atau kadang-kadang CD/DVD tidak bisa keluar dari CD/DVD ROM nya

Jika masalah-masalah tersebut di atas terjadi,maka besar kemungkinan akan kerusakan-kerusakan tersebut terletak pada optik dari CD/DVD-ROM nya.
Perlu di ketahui,optic dari CD/DVD-ROM adalah satu elemen yang sangat penting dalam pembacaan CD/DVD .optik merupakan komponen yang sangat sensitive di dalam CD/DVD-ROM.optik berfungsi untuk membaca spiral-spiral CD/DVD sehingga komputer bisa membaca data yang terkandung dalam CD/DVD tersebut 
  • cara menanganinya :
Perlu di ketahui,optic dari CD/DVD-ROM adalah satu elemen yang sangat penting dalam pembacaan CD/DVD .optik merupakan komponen yang sangat sensitive di dalam CD/DVD-ROM.optik berfungsi untuk membaca spiral-spiral CD/DVD sehingga komputer bisa membaca data yang terkandung dalam CD/DVD tersebut
  • jika optik masih berchaya
Sebelumnya dalam keadaan cover terbuka, coba anda hubungkan powernya dan anda lihat isi dalamnya,yaitu lampu optic di dalam CD/DVD-ROM. Jangan terlalu dekat dengan lampu optic karena cahaya yang dikeluarkan optic mengandung radiasi yang bisa merusak mata. cukup perhatikan dari jauh, apakah optiknya masih bercahaya atau tidak?  Kalau masih mengeluarkan cahaya (meskipun redup), biasanya masih bisa di trim/setting,berarti anda tinggal men-trim/ setting dengan cara memutar trimpot tadi dengan obeng kecil sesuai dengan lubangnya apakah min atau plus, secara perlahan dan hati-hati searah jarum jam.
Dalam melakukan penge-trim-an/ setting, jangan terlalu banyak memutarnya.
Coba anda putar/ trim sedikit saja, setelah itu komputer anda matikan, dan pasangkan kabel
data ke CD/DVD, kemudian anda nyalakan lagi
  • jika optik sudah tidak bercahaya
Akan sangat berbeda lagi kalau optic sudah tidak bisa mengeluarkan cahaya,itu berarti anda harus mengeluarkan dan menggantinya dengan optic yang baru.optic tidak akan bisa berfungsi atau di gunakan lagi kalau sudah tidak bisa mengeluarkan cahaya lagi karena cahaya dari optic lah yang berfungsi sebagai pembaca spiral CD/DVD.
  • jika optik kotor atau sudah lemah 
Cara mengatasinya adalah dengan membongkar cd/dvdrom.Lalu lepaskan semua bautnya,lepas semua penutup/casingnya.Coba anda perhatikan gambar optic set, di mana terdapat satu komponen yang disebut trimpot, berbentuk bulat kecil dengan 3 kaki, dan di bagian tengahnya ada pengaturan / trim untuk kepala obeng, ada yang berbentuk plus atau min.Terlebih dahulu coba anda bersihkan kepala optic dengan cottonbud (korek kuping) secara perlahan dan hati-hati. Jangan sampai serat kabel yang menghubungkan antara kepala optic dengan rangkaiannya putus.Karena itu akan dapat berakibat pada optic nya sendiri. 

CARA PENYIMPANAN CD DAN DVD

CD
CD sebaiknya disimpan di suhu sebesar 10-20 celcius, hindari CD dari fluktuasi suhu dan kelembapan. Suhu yang buruk dan lembap dapat menyebabkan CD melengkung dan berakibat CD tidak dapat digunakan. CD sebaiknya disimpan di tempat yang gelap, karena sinar UV akan menyebabkan kandungan alumunium menjadi gelap dan menyebabkan kesalahan dalam pembacaan data di CD. CD sebaik disimpan di dalam kotak penyimpanan CD, setiap kotak penyimpanan CD hanya berisi satu CD. Jangan menumpuk CD dalam satu tempat,karena ada kemungkinan untuk merusak lapisan data CD karena gesekan antara CD. Jika goresan yang ada sangat besar dan dalam, data yang ada di CD kemungkinan besar tidak akan bisa dibaca oleh alat pembaca CD.

DVD

DVD yang sebenarnya adalah menggunakan format MPEG-2. Baik gambar maupun suara yang dihasilkan oleh format ini jauh lebih baik dari CD ataupun VHS. Namun sayangnya untuk menghemat biaya produksi kadang bukan format MPEG-2 yang diperoleh melainkan format MPEG-1. Format MPEG-1 memiliki kualitas yang tidak sebanding dengan MPEG-2. kualitas MPEG-1 sama mirip dengan VHS. Format MPEG-2 menggunakan sistem kompresi Loosy Compression yang menghapus informasi-informasi tidak penting, seperti beberapa area pada gambar yang tidak mengalami perubahan sama sekali atau menghapuskan beberapa informasi yang tidak akan ditangkap oleh mata manusia.

Cara Kerja CD dan DVD


Cara Kerja DVD Player tak ada bedanya dengan cara kerja CD Player , karena keduanya memiliki komponen optik yang mampu menyorotkan sinar laser berwarna merah ke arah permukaan piringan, atau tepatnya ke permukaan layer dari suatu piringan CD maupun DVD.  Cuma DVD player mampu menguraikan (decode) data video MPEG-2 yang diubah menjadi video komposit standar, agar dapat dinikmati pada pesawat. DVD player mampu menguraikan (decode) data video MPEG-2 yang diubah menjadi video komposit standar, agar dapat dinikmati pada pesawat televisi, begitu juga dengan proses decoding audionya diterjemahkan oleh prosesor Dolby untuk dikirim menjadi sinyal audio yang berujung di perangkat speaker.
Prinsip kerja DVD Player yang paling fundamental terletak pada pemfokusan dari laser ketika melakukan pembacaan pit-pit dijalur trak, karena titik kerjanya harus dapat terfokus pada setiap permukaan bidang pantul. Ini sangat menentukan terutama waktu menjalankan jenis piringan DVD yang memiliki double-layer , karena dalam satu muka terdapat dua lapis reflektor yang masing-masing memiliki jarak yang berbeda, sehingga titik fokusnya juga tidak sama. Untuk lapis pertama dibuat sebagai bidang reflektif semi-transparan, dimana laser juga harus mampu menembusnya ketika membaca data pada layer inti yang berada di lapis kedua

perkembangan CD dan DVD

CD yang dulu hanya digunakan untuk menyimpan data berukuran kecil,sekarang sudah bisa digunakan untuk menyimpan data yang lumayan besar.kan sekarang cd pun tidak mau ketinggalan jaman ya engan kemajuan teknologi tang setah maju dengan pesat nya. sampe sekarang adabeberapa perkembangan nya
  • CD ( Compact CD )
Pada tahun 1972, Klass Compaan, seorang ahli fisika di Phillips Research bersama temannya, Piet Kramer, berhasil menampilkan model video disc berwarna pertama. Pada waktu itu belum dipublikasikan secara luas karena masih banyak kelemahannya. Pada waktu yang hampir bersamaan, Phillips meluncurkan audio CD pertama ke pasaran, namun mengalami masalah pada saat proses menerjemahkan data, sehingga gagal putar. Kemudian pada tahun 1978, Phillips bekerja sama dengan Sony, dan mengembangkan standar baku untuk memproduksi CD. Dua tahun kemudian, Phillips dan Sony berhasil meluncurkan audio digital compact disc dengan standar baku, dan mulai dipasarkan secara resmi di Eropa dan Jepang pada tahun 1982. Baru pada tahun 1983, CD mulai dipasarkan di Amerika Serikat.

  • UMD ( Universal Media Disk )
jenis ini berupa media penyimpanan cakram disk yang memiliki panjang laser merah 660 nm dan berkapasitas 900 MB ( single layer ) dan 1,8 GB ( dual layer ). sebuah media penyimpanan yang berbentuk cakram optik yang dikembangkan oleh sony yang bertujuan untuk penggunaan Playstation Portable.Total kapasitas yang dapat dipakai pada media ini sebesar 1,8 GB ( dual layer ), yang jugadapat digunakan untuk permainan video dan  film.

  • DVD 
Zaman makin  Berkembang.Dikarenakan Fungsi Dari CD yang Belum maksimal.Akhirnya muncul lah  DVD.DVD atau Digital Versatile Disk. Sebagai informasi, DVD sempat diberi julukan "Delayed Very Delayed".  Hal ini disebabkan lamanya format ini diluncurkan di pasaran. Bahkan berbagai studio film memberi julukan "Digital Video Disc". Singkatan ini diubah menjadi Versatile Disk oleh beberapa aplikasi. Oleh sebab itu untuk menghilangkan ambigu terhadap singkatan DVD yang ada. Usulan dari perusahaan-perusahaan akan media baru inilah yang kita kenal dengan nama DVD sekarang ini. Perusahaan-perusahaan yang peduli akan perkembangan teknologi optik ini kemudian membentuk suatu konsorsium yang terdiri atas: " JVC, Hitachi, Matsushita, Mitsubishi, Philips, Pioneer, Sony, Thompson, Time-Warner, dan Toshiba" . Tapi, tidak lama kemudian akan aktif lagi dan digantikan dengan kehadiran forum DVD. Teknologi DVD pertama kali diperkenalkan oleh negara Jepang pada tahun 1996.

  • HD-DVD 
Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menggunakan nama HD DVD yang sebelumnya dinamai AOD (Advanced Optical Disc).Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi.

  • BLU-RAY 
Blu-ray  adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan CD